3 Tanaman Berbahaya dari Indonesia yang Wajib kamu Hindari!

Sering Mendaki Gunung? Ini Dia Tanaman Berbahaya Yang Wajib Kamu Tau

Mempunyai hobi travelling pastinya sangat menyenangkan. Dengan menjelajah mulai dari alam yang sunyi dan menenangkan,hingga daerah perkotaan yang penuh dengan beberapa aktivitas masyarakat. Selain untuk menenangkan pikiran, menjelajah suatu daerah bisa memberikan pengetahuan baru tentang hal yang belum kamu ketahui sebelumnya.

Salah satu tempat yang sering dijadikan tempat travelling adalah gunung. Banyak orang yang menjelajah gunung dengan alasan ingin mengetahui track yang ada atau karena menjadi pendaki adalah jati dirinya.

Saat mendaki gunung, kamu akan disuguhkan dengan pemandangan yang indah saat di atas. Kamu tidak akan bertemu banyak orang, apalagi jikalau mendaki gunung yang jarang di kunjungi oleh orang banyak.

Pendaki akan disuguhkan dengan kehijauan di sekitarnya, karena untuk sampai puncak biasanya akan melewati hutan yang penuh dengan banyak tanaman dan juga pohon-pohon. Hal itu menyebabkan udara di sekitar tetap asri dan sejuk.

Tapi, taukah kamu ada beberapa tanaman yang bisa berbahaya bagi pendaki saat naik gunung? Buktinya, tak sedikit tumbuhan beracun dan berbahaya bagi tubuh saat bersentuhan atau berkontaminasi dengan manusia.

Maka dari itu, ada baiknya untuk tidak sembarang menyentuh atau mengambil tanaman yang bahkan kamu tidak tau namanya saat berada di gunung.

Taukah kamu apa nama dan bentuk dari tanaman berbahaya yang sering dijumpai di gunung? Simak penjelasan di bawah ini:

1. Daun Jelatang

Jikalau sering mendaki gunung, pastinya kamu akan sering juga bertemu dengan tanaman berbahaya yang satu ini. Persebarannya berada di daerah Asia dan tak terkecuali Indonesia. Bentuknya dari daun ini cukup kecil namun beracun.

Jikalau disentuh, maka kulit akan mengalami keracunan dengan gejala kulit gatal, perih, kemerahan dan juga bengkak. Di  berbahayanya daun yang satu ini, masyarakat sering menggunakannya sebagai obat tradisional dengan cara memasak tanaman ini untuk dikonsumsi.

2. Aconitum napellus 

Sering disebut dengan Wolfsbane, mankshood, leopard's bane dan women's bane. Tanaman liar yang sering dijumai di daerah gunung ini merupakan tanaman beracun yang mematikan. Benarkah?

Walaupun terlihat cantik, jangan pernah menganggap sepele bunga yang satu ini. Pada zaman dahulu, manusia sering menggunakan tanaman ini di ujung panahnya untuk membunuh serigala. Maka dari itu, Aconitum napellus juga disebut dengan Wolfsbane.

Jikalau dimakan, bunga ini dapat menyebabkan muntah, diare hingga mati rasa. Jadi hati-hati ya!!

3. Cicuta (water hemlock) 

Tanaman cantik yang satu ini merupakan senyawa beracun dari empat spesies dalam family Apiaceae. Ciri-ciri tanaman yang satu ini adalah tumbuh bersusun dengan bentuk payung dan berwarna putih.

Racun yang terdapat di dalam tumbuhan tersebut bernama cicutoxin yang mampu menyebabkan kejang hingga meninggal.Biasanya tanaman ini dijumoai di dataran Amerika dan Eropa.

4. Datura stramonium 

Sering dikenal dengan bunga terompet setan, ada baiknya menghindari bunga yang satu ini jikalau bertemu saat mendaki gunung. Bunga dengan bentuk dan warna yang cantik ini akan mengeluarkan racunnya jikalau salah satu bagian tubuhnya terluka.

Maka dari itu, ada baiknya untuk tidak menyentuh atau mengambil bunga yang satu ini karena hampir seluruh bagian tanaman beracun, maka jangan pernah untuk mengusik keberadaan datura stramonium.

Jikalau dikonsumsi, kamu akan kepanasan seperti kelinci, buta seperti kelelawar, kering seperti tulang, memerah seperti bit, dan menjadi gila seperti orang kehilangan akal.

5. Jarak 

Tanaman berbahaya lainnya yang harus kamu waspadai saat di gunung adalah daun jarak. Walaupun tidak separah biji jarak, racun yang ada di daun ini bias menyebabkan penyakit-penyakit tertentu seperti penyakit saraf, adalah efek samping yang dapat terjadi apabila terlalu banyak mengonsumsi daun jarak.

Nah, itu dia beberapa tanaman berbahaya yang harus kamu waspadai saat berada di gunung. Berhati-hati dan tetap waspada ya. semoga artikel ini membantu.

Komentar