3 Tanaman Berbahaya dari Indonesia yang Wajib kamu Hindari!

Mengenal Jenis Tanaman Hias Berbahaya, Hindari Membawanya ke Dalam Rumah!

 


Tanaman hias memang memiliki daya tarik tersendiri yang dapat memanjakan mata para pecinta tanaman. Warna yang menarik serta bentuk yang indah menjadi alasan utama mengapa banyak orang yang gemar mengoleksi beragam jenis tanaman hias.

Namun, mengoleksi tanaman hias tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Pasalnya, ada beberapa jenis tanaman hias yang di ketahui sangat berbahaya bagi manusia dan juga hewan peliharaan lantaran mengandung racun.

Bisa Kamu bayangkan jika salah satu anggota keluargamu atau hewan peliharaanmu bersentuhan atau memakan tanaman tersebut. Oleh karena itu, Kamu juga perlu mengenal jenis-jenis tanaman hias yang berbahaya untuk mencegah hal-hal yang tidak di inginkan.

Jenis Tanaman Hias Berbahaya

1. Tanaman Giok


Tanaman giok atau jade plant adalah tanaman jenis sukulen yang cantik dan cocok ditempatkan di dalam ruangan. Namun, jika Anda memiliki hewan peliharaan, sebaiknya tanaman giok diletakkan di tempat yang sulit dijangkau.

Sebab, apabila mereka tidak sengaja mengunyah atau memakan tanaman ini, maka akan menyebabkan kematian. Terlebih jika jumlah yang ditelan cukup banyak.

2. Tanaman Sansevieria (Lidah Mertua)


Memiliki corak daun dan warna yang indah, lidah mertua jadi salah satu tanaman hias paling populer di kalangan pencinta tanaman. Selain perawatannya yang mudah, tanaman ini juga berfungsi menyaring udara kotor.

Akan tetapi, lidah mertua termasuk dalam tanaman hias beracun. Meski racun yang dihasilkannya tidak terlalu tinggi, tanaman ini bisa menyebabkan muntah-muntah dan diare.

3. Tanaman Arrowhead


Jika Kamu ingin mengoleksi Tanaman Arrowhead, sebaiknya jauhkan dari jangkauan anak-anak jenis ini termasuk tanaman hias yang berbahaya bagi manusia dan hewan

Tanaman hias ini memang sangat cocok jika ditaruh di dalam ruangan lantaran pola warna pada daunnya yang unik. Namun,  Kamu perlu mempertimbangkan kembali jika ingin memelihara tanaman hias Arrowhead.

Sebab, getah tanaman Arrowhead sangat beracun dan dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan muntah-muntah. Maka sangat disarankan untuk lebih hati-hati dalam menempatkan tanaman hias jenis ini di dalam ruangan.

4. Tanaman Caladium (Kuping Gajah)


Di balik pesona warna serta bentuk daunnya yang menawan, kuping gajah menyimpan racun yang cukup berbahaya bagi makhluk hidup. Karena jika tak sengaja daun kuping gajah ke tangan, bisa menyebabkan sensasi terbakar pada kulit dan rasa gatal yang luar biasa.

5. Philodendron


Tanaman hias yang berbahaya bagi manusia dan hewan peliharaan selanjutnya ialah Philodendron.Tanaman asal hutan tropis Amerika ini mudah dirawat, asalkan ditanam di media gembur dan diletakkan di tempat teduh.

Bentuk daun tanaman ini bermacam-macam,beberapa diantaranya ada yang lonjong berujung lancip, bentuk hati atau jantung, mirip gergaji atau daun pepaya.

Philondendron memiliki salah satu zat yang bermanfaat untuk menyerap polusi yaitu zat polutan. Zat polutan yang tersebut bernama 'formaldehid' yang biasa terdapat pada bahan busa dan partikel debu pada bahan karpet,yang dalam jumlah banyak akan merugikan kesehatan serta berpotensi mengakibatkan kanker.

Melalui pemanfaatan tanaman Philodendron sebagai tanaman indoor, dapat menyerap zat polusi tersebut.

Mungkin tanaman hias ini salah satu tanaman hias paling umum di dunia karena mudah untuk dirawat tetapi juga beracun. Sebab, Philodendron mengandung kristal kalsium oksalat yang membahayakan bagi manusia dan hewan.

Jika tanaman hias ini tidak sengaja termakan oleh manusia ataupun hewan, bakal menimbulkan efek antara lain pembengkakan di mulut, mengganggu saluran pencernaan, dermatitis bahkan kematian.

6. Lidah buaya


Mungkin Kamu sudah tidak asing lagi dengan tanaman yang satu ini. Sebab, tanaman sukulen ini sangat mudah ditemui dan menjadi favorit sebagian besar orang untuk dikoleksi  di rumah.

Lidah buaya diketahui dapat membantu menenangkan kulit manusia yang terbakar sinar matahari atau rentan terhadap psoriasis. Selain itu, lidah buaya dapat menenangkan kulit karena mengandung senyawa kimia antiinflamasi yang disebut antrakuinon.

 Namun, menurut American Society for the Prevention of Cruelty to Animals, senyawa ini juga bertindak sebagai pencahar yang meningkatkan lendir dan air di usus besar sehingga membuatnya cukup beracun bagi anjing, kucing, dan kuda.  Hewan peliharaan yang tak sengaja memakan lidah buaya akan mengalami muntah, lesu, bahkan diare.

Nah, demikianlah beberapa jenis tanaman hias berbahaya yang perlu Kamu ketahui. Jika Kamu ingin merawat salah satu jenis tersebut di rumah, usahakan agar diletakkan di tempat yang aman dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan guna mencegah hal yang tidak diinginkan. Semoga bermanfaat!

 

Komentar